Selamat Datang Di Blog Saya

Sabtu, 19 Oktober 2013

Tugas IAD (Deskripsi Tumbuhan dan Hewan)

PENGAMATAN TENTANG LIMA JENIS
 TUMBUHAN DAN HEWAN


A.Tumbuhan   

1.  Daun Kumis Kucing
 
  Kumis kucing (Orthosiphon Spicatus BBS)  berbentuk semak, batangnya basah, tingginya bisa mencapai 1,5  meter itu.
 Bisa tumbuh di tempat yang kering maupun basah pada ketinggian 700 meter di atas permukaan laut,
 tanaman ini memiliki daun berbentuk telur taji, tepi daunnya bergerigi kasar. Bunganya mengeluarkan benang sari dan putik berwarna putih atau ungu.
  
    Akar tanaman ini  bejenis tunggang, berbentuk bulat dan bercabang, yang ukuran nya mencapai 25 cm.
batang nya berbentuk persegi empat agak berlalur, berwarana hijau keunguan dan berdiameter sekitar 1,5 cm
daun tanaman kumis kucing berbentuk telur,lonjong, berwarna hijau yang memilii panjang skitar 10 cm dan lebar 3-5 cm, tangkai nya yang berbentuk bulat dan berwarna ungu kehijauan tergantung vavarietas nya.

     bunga pada tanaman kumis kucing terbagi dua jenis yaitu:
bunga tunggal yang berbentuk bibir, dengan mahkota berwarna putih, dan bagian atas mahkota di tutupi rambut pendek berwarna putih keunguan, serta benang sari nya yang menyerupai kumis kucing.
bunga majemuk yang keluar dari unjung percabangan, berwarna putih yang panjang nya sekitar 7-29 cm dan
di tutupi oeh rambut dengan panjang 1-6 mm, serta kelopak bunga yang berurat.
sedankan biji tanaman kumis kucing yang masih muda berwarna putih kehitaman dan biji yang sudah tua pada umum nya berwarna kehitaman, yang memiliki bentuk lonjong berukuran sekitar 1mm.

TUGAS IAD (Cerita Rakyat)


Cerita Rakyat Sumatera Utara
DANAU TOBA

Di wilayah Sumatera hiduplah seorang petani yang sangat rajin bekerja. Ia hidup sendiri sebatang kara. Setiap hari ia bekerja menggarap lading dan mencari ikan dengan tidak mengenal lelah. Hal ini dilakukannya untuk memenuhi kebutuhannya sehari-hari.

Pada suatu hari petani tersebut pergi ke sungai di dekat tempat tinggalnya, ia bermaksud mencari ikan untuk lauknya hari ini. Dengan hanya berbekal sebuah kail, umpan dan tempat ikan, ia pun langsung menuju ke sungai. Setelah sesampainya di sungai, petani tersebut langsung melemparkan kailnya. Sambil menunggu kailnya dimakan ikan, petani tersebut berdoa,“Ya Alloh, semoga aku dapat ikan banyak hari ini”. Beberapa saat setelah berdoa, kail yang dilemparkannya tadi nampak bergoyang-goyang. Ia segera menarik kailnya. Petani tersebut sangat senang sekali, karena ikan yang didapatkannya sangat besar dan cantik sekali.