PENGAMATAN TENTANG
LIMA JENIS
TUMBUHAN DAN HEWAN
TUMBUHAN DAN HEWAN
A.Tumbuhan
1. Daun Kumis Kucing
Kumis kucing (Orthosiphon Spicatus BBS) berbentuk semak, batangnya basah, tingginya bisa mencapai 1,5 meter itu.
Bisa tumbuh di tempat yang kering maupun basah pada ketinggian 700 meter di atas permukaan laut,
tanaman ini memiliki daun berbentuk telur taji, tepi daunnya bergerigi kasar. Bunganya mengeluarkan benang sari dan putik berwarna putih atau ungu.
Akar tanaman ini bejenis tunggang, berbentuk bulat dan bercabang, yang ukuran nya mencapai 25 cm.
batang nya berbentuk persegi empat agak berlalur, berwarana hijau keunguan dan berdiameter sekitar 1,5 cm
daun tanaman kumis kucing berbentuk telur,lonjong, berwarna hijau yang memilii panjang skitar 10 cm dan lebar 3-5 cm, tangkai nya yang berbentuk bulat dan berwarna ungu kehijauan tergantung vavarietas nya.
bunga pada tanaman kumis kucing terbagi dua jenis yaitu:
bunga tunggal yang berbentuk bibir, dengan mahkota berwarna putih, dan bagian atas mahkota di tutupi rambut pendek berwarna putih keunguan, serta benang sari nya yang menyerupai kumis kucing.
bunga majemuk yang keluar dari unjung percabangan, berwarna putih yang panjang nya sekitar 7-29 cm dan
di tutupi oeh rambut dengan panjang 1-6 mm, serta kelopak bunga yang berurat.
sedankan biji tanaman kumis kucing yang masih muda berwarna putih kehitaman dan biji yang sudah tua pada umum nya berwarna kehitaman, yang memiliki bentuk lonjong berukuran sekitar 1mm.
1. Daun Kumis Kucing
Kumis kucing (Orthosiphon Spicatus BBS) berbentuk semak, batangnya basah, tingginya bisa mencapai 1,5 meter itu.
Bisa tumbuh di tempat yang kering maupun basah pada ketinggian 700 meter di atas permukaan laut,
tanaman ini memiliki daun berbentuk telur taji, tepi daunnya bergerigi kasar. Bunganya mengeluarkan benang sari dan putik berwarna putih atau ungu.
Akar tanaman ini bejenis tunggang, berbentuk bulat dan bercabang, yang ukuran nya mencapai 25 cm.
batang nya berbentuk persegi empat agak berlalur, berwarana hijau keunguan dan berdiameter sekitar 1,5 cm
daun tanaman kumis kucing berbentuk telur,lonjong, berwarna hijau yang memilii panjang skitar 10 cm dan lebar 3-5 cm, tangkai nya yang berbentuk bulat dan berwarna ungu kehijauan tergantung vavarietas nya.
bunga pada tanaman kumis kucing terbagi dua jenis yaitu:
bunga tunggal yang berbentuk bibir, dengan mahkota berwarna putih, dan bagian atas mahkota di tutupi rambut pendek berwarna putih keunguan, serta benang sari nya yang menyerupai kumis kucing.
bunga majemuk yang keluar dari unjung percabangan, berwarna putih yang panjang nya sekitar 7-29 cm dan
di tutupi oeh rambut dengan panjang 1-6 mm, serta kelopak bunga yang berurat.
sedankan biji tanaman kumis kucing yang masih muda berwarna putih kehitaman dan biji yang sudah tua pada umum nya berwarna kehitaman, yang memiliki bentuk lonjong berukuran sekitar 1mm.
2 . Daun Sirih
sirihmerupakan tanaman asli indonesia yang tumbuh merambat atau bersandar pada batang pohon lain.Tanaman merambat ini bisa mencapai tinggi 15 m.
Batang sirih berwarna coklat kehijauan,berbentuk bulat, beruas dan merupakan tempat keluarnya akar.
Daunnya yang tunggal berbentuk hati, berujung runcing, tumbuh berselang-seling, bertangkai, dan mengeluarkan bau yang sedap bila diremas. Panjangnya sekitar 5 - 8 cm dan lebar 2 - 5 cm.
Bunganya majemuk berbentuk bulir dan terdapat daun pelindung ± 1 mm berbentuk bulat panjang. Pada bulir jantan panjangnya sekitar 1,5 - 3 cm dan terdapat dua benang sari yang pendek sedang pada bulir betina panjangnya sekitar 1,5 - 6 cm dimana terdapat kepala putik tiga sampai lima buah berwarna putih dan hijau kekuningan. Buahnya buah buni berbentuk bulat berwarna hijau keabu-abuan. Akarnya tunggang, bulat dan berwarna coklat kekuningan.
3 Bawang Merah
Bawang merah (Allium cepa L. Kelompok Aggregatum) adalah sejenis tanaman berumbi yang di golongkan kedalamam tanaman semusim dengan usia tanam yang pendek.
bawang merah mempunyai akar serabut, Bagian daun tanaman bawang merah memiliki bentuk silindris dimana bagian pangkal daunnya membentuk umbi lapis. Lebih lanjut, daun bawang merah hanya memiliki satu permukaan saja dengan bentuk yang cendeurng membulat, sedikit kecil, memanjang dan berongga.
Bawang merah merupakan tanaman yang bisa diperbanyak secara ageneratif maupun vegetatif. Hanya saja, demi kepraktisan, kebanyak orang menggunakan cara vegetatif yakni dengan menggunakan bagian umbi.
4. tanaman
urang-aring
Urang-aring adalah sejenis tumbuhan, kebanyakan ditemukan liar sebagai gulma, tanaman ini terkenal oleh kegunaannya sebagai penyubur rambut. Di samping itu, urang-aring juga memiliki khasiat sebagai tumbuhan obat.
tanaman ini memiliki batang tegak atau berbaring, kerap bercabang-cabang, hingga 0,8m, batang bulat pejal, sering keunguan, dengan rambut putih. daun berhadapan, duduk, lanset memanjang hingga bundar telur memanjang, dengan pangkal menyempit dan ujung runcing, tepi daun bergerigi atau hampir rata, serta kedua permukaannya berambut.
bunga bunga nya tergabung dalam bongkol bunga majemuk bertangkai panjang, selanjutnya 2-3 bongkol bersama-sama berkumpul di ujung (terminal) atau di ketiak. Daun pembalut dalam 2 lingkaran, panjang 5 mm membentuk mangkuk. Bunga tepi dengan mahkota bentuk pita sempit, bergigi dua. Bunga cakram bentuk tabung, berwarna putih. Buah keras memanjang hingga serupa baji pendek, 2 mm,
5. Lidah Buaya ( Aloe Vera )
Urang-aring adalah sejenis tumbuhan, kebanyakan ditemukan liar sebagai gulma, tanaman ini terkenal oleh kegunaannya sebagai penyubur rambut. Di samping itu, urang-aring juga memiliki khasiat sebagai tumbuhan obat.
tanaman ini memiliki batang tegak atau berbaring, kerap bercabang-cabang, hingga 0,8m, batang bulat pejal, sering keunguan, dengan rambut putih. daun berhadapan, duduk, lanset memanjang hingga bundar telur memanjang, dengan pangkal menyempit dan ujung runcing, tepi daun bergerigi atau hampir rata, serta kedua permukaannya berambut.
bunga bunga nya tergabung dalam bongkol bunga majemuk bertangkai panjang, selanjutnya 2-3 bongkol bersama-sama berkumpul di ujung (terminal) atau di ketiak. Daun pembalut dalam 2 lingkaran, panjang 5 mm membentuk mangkuk. Bunga tepi dengan mahkota bentuk pita sempit, bergigi dua. Bunga cakram bentuk tabung, berwarna putih. Buah keras memanjang hingga serupa baji pendek, 2 mm,
5. Lidah Buaya ( Aloe Vera )
Lidah buaya merupakan
sejenis tumbuhan yang telah dikenal sejak beberapa ribu tahun yang lalu dan
dipakai sebagai obat penyubur rambut, penyembuh luka, dan juga sebagai
perawatan kulit. Tumbuhan ini bisa kita ditemukan dengan gampang di lokasi
kering di Afrika
lidah buaya mempunyai ciri khas daun nya yang agak runcing berupa taji, tidak tipis, getas, pinggirnya bergerigi, permukaannya berbintik-bintik, panjangnya mencapai 15-36 cm, lebar 2-6 cm, bunga bertangkai yang panjangnya mencapai 60-90 cm, batang tanaman ini tidak terlihat di karenakan tertutup oleh daun-daun yang rapat dan beberapa terbenam dalam tanah. Melewati batang ini dapat nampak tunas-tunas yang setelah itu jadikan anakan.
serta dalam struktur daun nya berupa pita dengan helaian yang memanjang berdaging tidak tipis, tak bertulang, berwarna hijau keabu-abuan, bersifaat sukulen ( banyak memiliki kandungan air ) dan banyak memiliki kandungan getah atau lendir Wujud daun nya mirip pedang dengan ujungnya runcing, permukaan daun nya dilapisi oleh lilin, dengan duri lemas dipinggirnya. Panjang daun bisa meraih 50 – 75 cm, dengan berat 0, 5 kg – 1 kg, daun melingkar rapat di sekitar batang bersaf
sedangkan Bunga- Bunga nya berwarna kuning atau kemerahan berbentuk pipa yang mengumpul, keluar Bunga memiliki ukuran kecil, tersusun dalam rancangan berupa tandan, dan panjangnya dapat meraih 1 meter.. Bunga umumnya nampak apabila ditanam di pegunungan. d. Akar Akar tanaman Aloe Vera berbentuk akar serabut yang pendek dan ada di permukaan tanah. Panjang akar berkisar pada 50 – 100 cm. Untuk pertumbuhannya tanaman menginginkan tanah yang subur dan gembur dibagian atasnya.
B. Hewan
1. Udang
udang adalah binatang yang hidup di perairan, khususnya sungai, laut atau danau. Udang dapat ditemukan di hampir semua "genangan" air yang berukuran besar baik air tawar ,air payau maupun air asin pada kedalaman bervariasi, dari dekat permukaan hingga beberapa ribu meter di bawah permukaan.
udang juga memiliki ciri-ciri seperti tubuh nya yang berbuku-buku ( arthropoda ), tubuh nya ada dua bagian yaitu kepala dan dada, udang juga bernapas dengan insang, mempunyai sepasang antena pendek dan lima pasang kaki, dan hampir semua ruas-ruas nya ada perut nya dan sepasang kaki.
2. ikan Lele
Ikan Lele( clarias ) adalah marga ( genus ) ikan yang hidip di air tawar. ikan ini mempunyai
ci-ciri Khas dengan tubuh nya yang licin, agak Pipih dan memanjang serta memiliki sejenis kumis yang panjang. mencuat dari sekitar mulutnya. ikan ini sebenar nya terdiri atas berbagai jenis atas berbagai jenis ( spesies ). sedikitnya terdapat 55 spesies ikan Lele di seluruh dunia.
Ikan-ikan ini di kenal dari tubuh nya yang licin memangjang tak bersisik, dengan sirip punggung yang panjang. yang terkadang menyatu dengan sirip ekor, menjadikan nya nampak seperti sidat yasng pendek. Kepalanya keras menulang di bagian atas, dengan mata yang kecil dan mulut lebar yang terletak di ujung moncong, di lengkapi dengan empat pasang sungut peraba yang amat berguna untuk bergerak di air yang gelap. Lele juga memiliki patil, yakni Duri tulang yang tajam pada siri[-sirip dadanya.
3. Kelinci
Kelinci digolongkan ke dalam kelompok binatang mamalia. Ia masuk ke dalam kerabat Leporidae dan kadang diidentikkan dengan arnab.dan memiliki beberapa jenis yang tersebar hampir di seluruh dunia.
Kelinci juga memiliki kelenjar susu. Secara kasat mata, kelenjar susu tersebut ditandai dengan adanya putting pada bagian perut kelinci.kelinci juga merupakan binatang dengan pola konsumsi herbiovora. Ia menyenangi makanan seperti rumput, sayuran, buah-buahan dan juga bebeijian.Adapun siklus reproduksinya dalam setahun bisa 5 kali melahirkan.Bayi kelinci yang baru saja lahir hanya mengandalkan makanan dari ibunya.Kelinci siap lagi untuk dibuahi seminggu setelah melahirkanKelinci memiliki gigi yang tumbuh secara terus menerus seumur hidupnya.Kelinci memiliki karakter alamiah yakni siaga. Seluruh tubuhnya dilapisi dengan bulu. Pada beberapa ras, bulu terseuh secara terus menerus.
4. Ular
Ular adalah Reptil yang tak berkaki dan bertubuh panjang. Ular memiliki sisik seperti Kadal dan sama-sama digolongkan ke dalam reptil bersisik (squamata )
Ular merupakan salah satu reptil yang paling sukses berkembang di dunia. Di gunung , hutan, gurun dataran rendah, lahan pertanian, lingkungan , sampai ke, dapat ditemukan ular. Hanya saja, sebagaimana umumnya, ular semakin jarang ditemui di tempat-tempat yang dingin, seperti di puncak-puncak gunung,
ciri fisik ular juga dapat di lihat dari Sisik yang dimiliki oleh ular adalah sisik yang berkesinambungan antara yang satu dengan yang lainnya, sisik ini terbentuk atas lapisan tanduk dan pada masa-masa tertentu akan mengalami kematian, sehingga ular pada 40 hari sampai 2 bulan sekali akan mengalami pergantian kulit. Ular akan menanggalkan kulit lamanya dengan cara menggosokan moncongnya pada permukaan yang kasar. Dengan demikian, kulitnya akan menjadi longgar dan ular akan keluar dengan lapisan sisik yang baru. Ular juga memiliki gigi yang berfungsi untuk menangkap mangsa dan membantu ular dalam menelan. Rahang bawah tempat tumbuh gigi pada ular tidak menyatu fungsinya agar makanan yang ukurannya besar dapat masuk dengan mudah, sehingga ular dapat memasukkan makanannya hingga ukurannya 3 kali ukuran kepalanya. Tipe taring yang dimiliki oleh ular digunakan juga sebagai alat untuk membela diri dan alat pembantu penangkap mangsa yang disertai oleh saluran bisa. Pembedaan tipe taring bisa pada ular dibedakan atas Proteroglypa dan Solenoglypa. Taring berwarna putih dengan selaput pembungkus taring yang berwarna putih agak tebal, guna melindungi mulut agar tidak terluka serta memudahkan ular untuk menelan mangsa. Selaput ini disebut juga (hymneglypha).
Selain itu beberapa jenis ular juga ada yang memiliki bisa yang ibagi atas dua, yaitu
Neurotoxin bagi ular yang memiliki Ordo Elapidae (kerjanya menyerang jaringan saraf, terutama sistem saraf pada pusat pernafasan). Gejala yang ditimbulkan bagi korban yang terpatuk akan merasakan pening, muntah, perasaan tidak enak, pada luka patukan 1-2 jam akan membengkak, atau pada umumnya akan terjadi necrosis (kelemayuh), jika tidak mendapat pertolongan maka korban akan langsung mati setelah mengalami keracunan berat. yang ke dua yaitu Hemotoxin bagi ular yang memiliki Ordo Viperidae (kerjanya merusak jaringan darah korban, utama pada sel-sel darah dan pembuluh darah). Gejala yang ditimbulkan bagi korban yang terpatuk akan merasakan pusing, mual, dan kadang diare. Pada bekas patukan terasa panas dan sakit, pembengkakan terjadi selama 30 menit sampai 1 jam, dan jarang terjadi necrosis, kecuali jika terpatuk di jari Bisa atau venom yang dimiliki oleh ular dihasilkan oleh kelenjar yang terletak di dalam kepala yang juga berfungsi sebagai alat bantu dalam sistem pencernaannya, selain sebagai alat pertahanan diri. Bisa dikeluarkan melalui saluran yang ada di dalam taring untuk disuntikkan kepada mangsanya
beberapa jenis ular ada yang dilengkapi dengan lubang sensor panas (Pit Nose), yang letaknya berada di atas bibir. Lubang ini berfungsi sebagai pendeteksi panas tubuh, dilapisi selapis sel yang disebut thermoreseptor yang terhubung ke otak melalui saraf. Pesan yang disampaikan kepada otak adalah lokasi dan jarak mangsa berada. Ular yang biasa dilengkapi dengan Pit Nose ini biasanya tergolong dalam familia Viperidae dan sub familianya Crotalinae, dan ular dalam familia Boidae.
5. Kelelawar
Kita jarang melihat kelelawar terbang pada siang hari, karena hewan ini hidup pada malam hari. Kelewar termasuk hewan mamalia, yaitu hewan yang menyusui anaknya dan berkembang biak dengan cara melahirkan. Hewan ini sangat unik, karena kemampuan nya terbang dan mencari makan pada malam hari.makan kelelawar pada umum nya buah dan biji-bijian.Kelelawar banyak dijumpai di gua yang sangat gelap.
Untuk dapat terbang dengan arah yang benar, kelelawar menggunakan sistem sonar. Kelelawar mengeluarkan bunyi dengan frekuensi yang tinggi (bunyi ultrasonik) sebanyak mungkin. Kemudian, ia mendengarkan bunyi pantul tersebut dengan indra pendengarannya. Dengan cara itu, kelelawar dapat mengetahui letak suatu benda dengan tepat, sehingga kelelawar mampu terbang dalam keadaan gelap tanpa menabrak benda-benda di sekitarnya.
lidah buaya mempunyai ciri khas daun nya yang agak runcing berupa taji, tidak tipis, getas, pinggirnya bergerigi, permukaannya berbintik-bintik, panjangnya mencapai 15-36 cm, lebar 2-6 cm, bunga bertangkai yang panjangnya mencapai 60-90 cm, batang tanaman ini tidak terlihat di karenakan tertutup oleh daun-daun yang rapat dan beberapa terbenam dalam tanah. Melewati batang ini dapat nampak tunas-tunas yang setelah itu jadikan anakan.
serta dalam struktur daun nya berupa pita dengan helaian yang memanjang berdaging tidak tipis, tak bertulang, berwarna hijau keabu-abuan, bersifaat sukulen ( banyak memiliki kandungan air ) dan banyak memiliki kandungan getah atau lendir Wujud daun nya mirip pedang dengan ujungnya runcing, permukaan daun nya dilapisi oleh lilin, dengan duri lemas dipinggirnya. Panjang daun bisa meraih 50 – 75 cm, dengan berat 0, 5 kg – 1 kg, daun melingkar rapat di sekitar batang bersaf
sedangkan Bunga- Bunga nya berwarna kuning atau kemerahan berbentuk pipa yang mengumpul, keluar Bunga memiliki ukuran kecil, tersusun dalam rancangan berupa tandan, dan panjangnya dapat meraih 1 meter.. Bunga umumnya nampak apabila ditanam di pegunungan. d. Akar Akar tanaman Aloe Vera berbentuk akar serabut yang pendek dan ada di permukaan tanah. Panjang akar berkisar pada 50 – 100 cm. Untuk pertumbuhannya tanaman menginginkan tanah yang subur dan gembur dibagian atasnya.
B. Hewan
1. Udang
udang adalah binatang yang hidup di perairan, khususnya sungai, laut atau danau. Udang dapat ditemukan di hampir semua "genangan" air yang berukuran besar baik air tawar ,air payau maupun air asin pada kedalaman bervariasi, dari dekat permukaan hingga beberapa ribu meter di bawah permukaan.
udang juga memiliki ciri-ciri seperti tubuh nya yang berbuku-buku ( arthropoda ), tubuh nya ada dua bagian yaitu kepala dan dada, udang juga bernapas dengan insang, mempunyai sepasang antena pendek dan lima pasang kaki, dan hampir semua ruas-ruas nya ada perut nya dan sepasang kaki.
2. ikan Lele
Ikan Lele( clarias ) adalah marga ( genus ) ikan yang hidip di air tawar. ikan ini mempunyai
ci-ciri Khas dengan tubuh nya yang licin, agak Pipih dan memanjang serta memiliki sejenis kumis yang panjang. mencuat dari sekitar mulutnya. ikan ini sebenar nya terdiri atas berbagai jenis atas berbagai jenis ( spesies ). sedikitnya terdapat 55 spesies ikan Lele di seluruh dunia.
Ikan-ikan ini di kenal dari tubuh nya yang licin memangjang tak bersisik, dengan sirip punggung yang panjang. yang terkadang menyatu dengan sirip ekor, menjadikan nya nampak seperti sidat yasng pendek. Kepalanya keras menulang di bagian atas, dengan mata yang kecil dan mulut lebar yang terletak di ujung moncong, di lengkapi dengan empat pasang sungut peraba yang amat berguna untuk bergerak di air yang gelap. Lele juga memiliki patil, yakni Duri tulang yang tajam pada siri[-sirip dadanya.
3. Kelinci
Kelinci digolongkan ke dalam kelompok binatang mamalia. Ia masuk ke dalam kerabat Leporidae dan kadang diidentikkan dengan arnab.dan memiliki beberapa jenis yang tersebar hampir di seluruh dunia.
Kelinci juga memiliki kelenjar susu. Secara kasat mata, kelenjar susu tersebut ditandai dengan adanya putting pada bagian perut kelinci.kelinci juga merupakan binatang dengan pola konsumsi herbiovora. Ia menyenangi makanan seperti rumput, sayuran, buah-buahan dan juga bebeijian.Adapun siklus reproduksinya dalam setahun bisa 5 kali melahirkan.Bayi kelinci yang baru saja lahir hanya mengandalkan makanan dari ibunya.Kelinci siap lagi untuk dibuahi seminggu setelah melahirkanKelinci memiliki gigi yang tumbuh secara terus menerus seumur hidupnya.Kelinci memiliki karakter alamiah yakni siaga. Seluruh tubuhnya dilapisi dengan bulu. Pada beberapa ras, bulu terseuh secara terus menerus.
4. Ular
Ular adalah Reptil yang tak berkaki dan bertubuh panjang. Ular memiliki sisik seperti Kadal dan sama-sama digolongkan ke dalam reptil bersisik (squamata )
Ular merupakan salah satu reptil yang paling sukses berkembang di dunia. Di gunung , hutan, gurun dataran rendah, lahan pertanian, lingkungan , sampai ke, dapat ditemukan ular. Hanya saja, sebagaimana umumnya, ular semakin jarang ditemui di tempat-tempat yang dingin, seperti di puncak-puncak gunung,
ciri fisik ular juga dapat di lihat dari Sisik yang dimiliki oleh ular adalah sisik yang berkesinambungan antara yang satu dengan yang lainnya, sisik ini terbentuk atas lapisan tanduk dan pada masa-masa tertentu akan mengalami kematian, sehingga ular pada 40 hari sampai 2 bulan sekali akan mengalami pergantian kulit. Ular akan menanggalkan kulit lamanya dengan cara menggosokan moncongnya pada permukaan yang kasar. Dengan demikian, kulitnya akan menjadi longgar dan ular akan keluar dengan lapisan sisik yang baru. Ular juga memiliki gigi yang berfungsi untuk menangkap mangsa dan membantu ular dalam menelan. Rahang bawah tempat tumbuh gigi pada ular tidak menyatu fungsinya agar makanan yang ukurannya besar dapat masuk dengan mudah, sehingga ular dapat memasukkan makanannya hingga ukurannya 3 kali ukuran kepalanya. Tipe taring yang dimiliki oleh ular digunakan juga sebagai alat untuk membela diri dan alat pembantu penangkap mangsa yang disertai oleh saluran bisa. Pembedaan tipe taring bisa pada ular dibedakan atas Proteroglypa dan Solenoglypa. Taring berwarna putih dengan selaput pembungkus taring yang berwarna putih agak tebal, guna melindungi mulut agar tidak terluka serta memudahkan ular untuk menelan mangsa. Selaput ini disebut juga (hymneglypha).
Selain itu beberapa jenis ular juga ada yang memiliki bisa yang ibagi atas dua, yaitu
Neurotoxin bagi ular yang memiliki Ordo Elapidae (kerjanya menyerang jaringan saraf, terutama sistem saraf pada pusat pernafasan). Gejala yang ditimbulkan bagi korban yang terpatuk akan merasakan pening, muntah, perasaan tidak enak, pada luka patukan 1-2 jam akan membengkak, atau pada umumnya akan terjadi necrosis (kelemayuh), jika tidak mendapat pertolongan maka korban akan langsung mati setelah mengalami keracunan berat. yang ke dua yaitu Hemotoxin bagi ular yang memiliki Ordo Viperidae (kerjanya merusak jaringan darah korban, utama pada sel-sel darah dan pembuluh darah). Gejala yang ditimbulkan bagi korban yang terpatuk akan merasakan pusing, mual, dan kadang diare. Pada bekas patukan terasa panas dan sakit, pembengkakan terjadi selama 30 menit sampai 1 jam, dan jarang terjadi necrosis, kecuali jika terpatuk di jari Bisa atau venom yang dimiliki oleh ular dihasilkan oleh kelenjar yang terletak di dalam kepala yang juga berfungsi sebagai alat bantu dalam sistem pencernaannya, selain sebagai alat pertahanan diri. Bisa dikeluarkan melalui saluran yang ada di dalam taring untuk disuntikkan kepada mangsanya
beberapa jenis ular ada yang dilengkapi dengan lubang sensor panas (Pit Nose), yang letaknya berada di atas bibir. Lubang ini berfungsi sebagai pendeteksi panas tubuh, dilapisi selapis sel yang disebut thermoreseptor yang terhubung ke otak melalui saraf. Pesan yang disampaikan kepada otak adalah lokasi dan jarak mangsa berada. Ular yang biasa dilengkapi dengan Pit Nose ini biasanya tergolong dalam familia Viperidae dan sub familianya Crotalinae, dan ular dalam familia Boidae.
5. Kelelawar
Kita jarang melihat kelelawar terbang pada siang hari, karena hewan ini hidup pada malam hari. Kelewar termasuk hewan mamalia, yaitu hewan yang menyusui anaknya dan berkembang biak dengan cara melahirkan. Hewan ini sangat unik, karena kemampuan nya terbang dan mencari makan pada malam hari.makan kelelawar pada umum nya buah dan biji-bijian.Kelelawar banyak dijumpai di gua yang sangat gelap.
Untuk dapat terbang dengan arah yang benar, kelelawar menggunakan sistem sonar. Kelelawar mengeluarkan bunyi dengan frekuensi yang tinggi (bunyi ultrasonik) sebanyak mungkin. Kemudian, ia mendengarkan bunyi pantul tersebut dengan indra pendengarannya. Dengan cara itu, kelelawar dapat mengetahui letak suatu benda dengan tepat, sehingga kelelawar mampu terbang dalam keadaan gelap tanpa menabrak benda-benda di sekitarnya.
Kemampuan kelelawar mengetahui lingkungan
sekitarnya dengan menggunakan sistem sonar dikenal dengan istilah ekolokasi.
Ciri khusus lain dari kelelawar adalah kemampuan terbangnya. Hewan mamalia ini
dapat terbang karena memiliki selaput kulit yang tipis terdapat di antara
tulang lengannya. Ciri lain yang dimiliki hewan ini, yaitu posisi tidur pada
siang hari dengan cara menggantung dan posisi badan yang terbalik
NAMA : TRI MELI HERIDAH
NPM : 48213960
KELAS : 1DA01
MATKUL: ILMU ALAMIAH
DASAR
Tidak ada komentar :
Posting Komentar