Selamat Datang Di Blog Saya

Sabtu, 11 Oktober 2014

Diskusi Tentang Analisis Isu Perpajakan


Tugas Kelompok Diskusi
“Perpajakan”
2DA01
Maissy Nurgina( 45213244 )
Meianawati Fitri( 45213403 )
Rika Mandasari( 49213894 )
Tri Meli Heridah( 48213960 )

          Berbagai negara memiliki kebijakan fiscal yang beragam, termasuk besarnya pajak yang dipungut oleh masyarakat. Pajak sangat dibutuhkan sebagai pendanaan  sektor publik termasuk pelayanan pendidikan, kesehatan, transportasi, dan sebagainya.Semakain banyak pajak yang dikumpulkan maka semakin  leluasa pula negara dalam melakukan pembangunan dan pelayanan publik yang berkualitas.
Namun disisi lain pajak yang tinggi dapat memberatkan  masyarakat dan menggangu iklim bisnis dan investasi.

    1.   Tetapkan diskusi mendalam sehingga mendapat analisis yang tajam, analisa bagaimana pandangan kelompok saudara atas isu diatas?

Jawab:
    Pandangan kelompok  kami tentang kebijakan fiscal yang tinggi, maksud pemerintah membuat aturan tersebut karena ingin mempercepat pertumbuhan ekonomi negara dan menurunkan angka kemiskinan. Tetapi, pemerintah juga menghadapi beberapa pro dan kontra namun jika kebijakan fiskalnya rendah maka pembangunan ekonomi negara pun akan lambat , serta pelayanan kepada masyarakat juga kurang baik. Untuk itu pemerintah supaya menerapkan kebijakan fiscal sesuai dengan penghasilan masyarakat. Dengan kebijakan fiscal yang tinggi nilai ekspor tumbuh secara lamban dibandingkan dengan  pertumbuhan sector-sektor lain. Adapun penyebab kelambanan tersebut sebagai berikut:

  •  Di pasar dunia, harga barang-barang ekspor dari Negara tersebut semakin memburuk.   
  •  Produksi barang-barang ekspor tidak responsive terhadap kenaikan harga.

           Tapi dengan begitu, nilai positifnya mempunyai pengaruh yang positif dalam arti dapat mendorong perekonomian lebih baik, yaitu meningkatkan pendapatan nasional dan membuat orang bergairah untuk bekerja, menabung dan mengadakan investasi.

   2. Bagaimana sebaiknya kebijakan pajak diberlakukan agar tujuan negara untuk menyejahterakan rakyat dan melakukan pembangunan jangka panjang dapat tercapai?

Jawab :
          Menurut kelompok kami sendri kebijakan fiscal dapat berjalan dengan baik jka pemerintah tidak melakukan KKN ( Korupsi, Koalisi dan Nepotisme). Jika pemerintah tidak melakukan hal tersebut masyarakatpun sadar untuk pembayaran pajak demi kelangsungan pembangunan negara. Bagi rakyat, yang penting adalah mengetahui dan memahami secara jelas keuntungan apa saja yang dapat diperoleh rakyat ketika ekonomi kerakyatan diterapkan atau sebaliknya, apa kerugian yang akan diterima rakyat saat ekonomi neoliberal dijalankan. Pemahaman rakyat tentang untung-rugi tersebut akan jauh lebih bermanfaat daripada mempersoalkan definisi ekonomi kerakyatan. Ekonomi yang memihak rakyat adalah ketika suatu sistem bersinggungan langsung dengan kehidupan rakyat sehari-hari, seperti tersedianya lapangan pekerjaan, penghasilan memadai, serta pendidikan dan kesehatan yang murah. Penerapan bagaimana sistem ekonomi itu membawa kemakmuran bagi banyak orang, lebih utama untuk diperhatikan.

Jadi, lebih penting meyakini bahwa yang harus dikembangkan adalah ekonomi rakyat bukan ekonomi kerakyatan, bukan juga ekonomi yang memihak atau memberi keuntungan hanya pada segelintir orang atau kelompok (kapitalis). 

Memperluas wawasan untuk mengembangkan sistem ekonomi yang dapat mensejahterakan rakyat dapat menghindarkan kita, sebagai rakyat, agar tidak terkecoh oleh janji manis yang ditawarkan olek konsep ekonomi kerakyatan.

Kamis, 09 Oktober 2014

Perencanaan dan Penganggaran Perusahan

Perancanaan dan Penganggaran Perusahan

1.   Pengertian Anggaran
Yaitu suatu rencana yang disusun secara sistematis dalam bentuk angka dan diyatakan dalam unit moneter yang meliputi suatu kegiatan perusahaan untuk jangka waktu (periode) tertentu di masa yang akan datang.

2.  Jenis-jenia Anggaran
1.      Anggaran Penjualan
2.      Anggaran Produksi
3.      Anggaran Biaya Bahan Baku
4.      Anggaran Biaya Overhead Pabrik
5.      Anggaran Persedian
6.      Anggaran Biaya Non Produksi
7.      Anggaran Pengeluaran atau Modal
8.      Anggaran Kas
9.      Anggaran Rugi atau Laba

3.  HUBUNGAN ANGGARAN DENGAN MANAJEMEN
Secara sederhana, manajemen diartikan sebagai suatu ilmu dan seni untuk mengadakan perencanaan (planning), mengadakan pengorganisasian (organizing), mengadakan pengarahan dan pembimbingan (directing), mengadakan pengkoordinasian (coordinating) serta mengadakan pengawasan (controling) terhadap orang-orang dan barang-barang, untuk mencapai tujuan tertentu yang telah ditetapkan.

Dari pengertian tersebut nampaklah bahwa ada lima fungsi manajemen yaitu:
1. Menyusun rencana untuk menjadikan sebagai pedoman kerja (planning).
2. Menyusun struktur organisasi kerja yang merupakan pembagian wewenang dan pembagian tanggung jawab kepada para personil (karyawan) perusahaan (organizing)
3. Membimbing, memberi petunjuk dan mengarahkan para karyawan (directing).
4. Menciptakan koordinasi dan kerja sama yang serasi diantara semua bagian – bagian yang ada dalam perusahaan (coordinating).
5. Mengadakan pengawasan terhadap kerja para karyawan di dalam merealisasikan apa yang tertuang dalam rencana perusahaan yang telah ditetapkan (controling).

Dengan demikian maka nampaklah bahwa anggaran adalah alat manajemen untuk membantu menjalankan fungsi-fungsinya. Oleh karena anggaran hanyalah sebagai suatu alat bagi manajemen, maka meskipun suatu anggaran telah disusun dengan begitu baik dan begitu sempurna, namun kehadiran manajemen (manajer) masih mutlak diperlukan. Anggaran yang baik dan sempurna tidak akan menjamin bahwa pelaksanaan serta realisasinya nanti juga akan baik serta sempurna, tanpa dikelola oleh tangan-tangan manajemen (manajer) yang trampil dan berbakat. Disamping itu, anggaran sebagai suatu alat masih juga mengandung beberapa kelemahan-kelemahan, antara lain:
a. Anggaran disusun berdasarkan taksiran-taksiran (forecasting). Betapapun cermatnya taksiran tersebut dibuat namun amatlah sulit untuk mendapatkan taksiran yang benar-benar akurat dan kemudian sama sekali tidak berbeda dengan kenyataannya nanti.
b. Taksiran-taksiran dalam anggaran disusun dengan mempertimbangkan berbagai data, infofilasi dan faktor-faktor baik yang baik controlable maupun yang uncontrolable. Dengan demikian, jika nantinya terjadi perubahan-perubahan terhadap data informasi serta faktor-faktor tersebut akan merubah pula ketetapan taksiran-taksiran yang telah disusun tersebut.
c. Berhasil atau tidaknya pelaksanaan (realisasi) anggaran sangat tergantung pada manusia-manusia pelaksananya. Anggaran yang baik tidak akan bisa direalisasikan bilamana para pelaksananya tidak mempunyai ketrampilan serta kecakapan yang memadai.

Hubungan yang lain antara anggaran dengan manajemen adalah dalam membantu manajemen dalam mengelola perusahaan. Manajemen harus mengambil keputusan-keputusan yang paling menguntungkan perusahaan, seperti memilih barang-barang atau jasa yang akan diproduksi dan dijual, memilih atau menyeleksi langganan, menentukan tingkat harga, metoda-metoda produksi, metoda-metoda distribusi, termin penjualan.

Tujuan Penyusunan anggaran
1. Untuk menyatakan harapan / sasaran perusahaan secara jelas dan formal sehingga bisa menghindari kerancuan
2. Mengkomunikasikan harapan manajemen kepada pihak – pihak terkait
3. Menyediakan rencana secara rinci mengenai aktivitas dengan, maksud mengurangi ketidak pastian
4. Untuk mengkoordinasikan cara / metode yang akan ditempuh dalam rangka memaksimalkan sumber daya

Menyediakan alat pengkur dan mengendalikan kinerja individu
H.W. Allen Sweeny (Hanfbook of Budgeting, 1981) mengemukakan bahwa ada beberapa kelebihan yang dimiliki oleh perusahaan yang menggunakan anggaran untuk melakukan kegiatannya adalah sebagai berikut:
a. dengan anggaran manajemen mempunyai alat analitik yang akurat dan tepat waktu,
b. dengan anggaran manajemen mempunyai kemampuan untuk memprediksi kinerja,
c. dengan anggaran perusahaan dibantu untuk mengalokasikan sumber dayasumber daya,
d. dengan anggaran perusahaan mempunyai kemampuan untuk mengendalikan kinerja,
e. dengan anggaran, perusahaan mendapat peringatan lebih dini yang berasal dari prediksinya,
f. dengan anggaran, perusahaan melihat tanda-tanda lebih dini akan kehadiran peluang-peluang maupun ancaman-ancaman,
g. dengan anggaran perusahaan mampu menggunakan kinerja masa lalu sebagai petunjuk atau pengetahuan,
h. dengan anggaran, perusahaan mempunyai format yang dapat dimengerti, yang membawa konsensus dan dukungan untuk annual budget


4. Peranan Manajemen dan Prilaku dalam Proses Manajerial
           Peranan manajemen dalam proses manajerial adalah peranan antar pribadi yaitu melibatkan orang dan kewajiban lain,yang bersifat seremonial dan simbolis. Peran ini melilputi peranan sebagai figure untuk anak buah,pemimpin dan penghubung. Yang kedua adalah peran informasional meliputi peran manejer sebagai pemantau dan penyebar informasi serta peran sebagai juru bicara. Yang ketiga adalah peran pengambilan keputusan meliputi peran sebagai seorang wirausahaan,peran masalah,pembagi sumber daya dan perunding.

5. Proses Peyusunan Anggaran

Anggaran merupakan implementasi dari rencana dari rencana strategi yang telah ditetapkan.

Penyusunan anggaran adalah Proses pengoperasionalan rencana dalam bentuk pengkuantifikasian, biasanya dalam unit moneter, untuk kurun waktu tertentu.

Anggaran merupakan rencana yang diungkapkan secara kuantitatif dalam unit moneter untuk periode satu tahun.

Karakteristik Anggaran :
  1. Anggaran mengestimasi  tingkat laba potensial dari suatu unit usaha
  2. Anggaran dinyatakan dalam satuan keuangan, walaupun satuan keuangan tersebut dibantu dengan data non keuangan (misal jumlah unit yang dijual atau diproduksi)
  3. Anggaran umumnya meliputi periode satu tahun
  4. Anggaran merupakan komitmen manajemen
  5. Usulan anggaran ditelaah dan disetujui oleh pejabat yang lebih tinggi dari penyusun anggaran
  6. Anggaran yang telah disusun hanya dapat dirubah jika terjadi kondisi khusus
  7. Secara periodic, dilakukan analisis selisih antara anggaran dengan sesungguhnya dan dijelaskan

Kegunaan anggaran :
  1. Memperjelas rencana strategi
  2. Membantu koordinasikan kegiatan beberapa  bagian dari suatu organisasi
  3. Melimpahkan tanggung jawab kepada manajer
  4. Memperoleh kesepakatan bahwa anggaran merupakan dasar penilaian kinerja manajer

Isi anggaran :
  1. Anggaran pendapatan
  2. Anggaran Biaya produksi dan Biaya penjualan
  3. Anggaran biaya pemasaran
  4. Anggaran Biaya Adiministrasi dan Umum
  5. Anggaran litbang
  6. Anggaran lainnya : anggaran modal, anggaran neraca, anggaran aliran kas

Proses penyusunan anggaran :
  1. Menerbitkan pedoman penyusunan anggaran oleh staf anggaran yang disetujui manajer puncak
  2. Membuat proposal anggaran permulaan oleh masing2 manajer pusat pertanggungjawaban
  3. Negosiasi, yaitu mendiskusikan anggaran yang diusulkan
  4. Slack, yaitu perbedaan Karena menurunkan tingkat penjualan atau menaikkan  biaya
  5. Review dan persetujuan oleh CEO/ Dewan direktur
  6. Revisi anggaran, baik secara sistematis maupun kondisi khusus

Teknik kuantitatif dalam penyusunan anggaran :
  1. Simulasi
  2. Estimasi Probabilitas
  3. Anggaran tak terduga






Basis Data


Basis Data

Basis Data Menegement Sytem (BDMS) terdiri dari : sekumpulan data yang saling berhubungan dan suatu himpunan progman yang melakukan akses terhadap data tersebut.

Tujuan Sytem Basis Data
       1. Mencegah data redundancy dan inconsistency. 
             2. Mempermudah dalam melakukan akses terhadap data.
             3. Mempertimbangkan data isolation. 
             4. Mencegah concurrent access anomaly. 
             5. Mempertimbangkan masalah keamanan data. 
             6.  Mempertinmbangkan masalah integritas.


Komponen Basis Data 
              1. DATA, data tersimpan secara terintegrasi dan dipakai secara bersama-sama. 
              2. HARDWARE, perangkat keras yang digunakan dalam mengelola system database. 
              3. SOFTWARE, perangkat lunak perantara antara pemakai dengan data fisik
              4. USER, sebagai pemakai system.

Keuntungan Memakai System Basis Data
              1.  Mengurangi redundansi : Data yang sama pada beberapa aplikasi cukup disimpan sekali saja.
              2. Menghindari inkonsistensi : karena redundansi berkurang.     
              3. Terpeliharanya intergritas data : data tersimpan secara akurat.
              4. Data dapat dipakai bersama-sama

              5. Memudahkan penerapan standarisasi

Kelemahan Pemakaian Sistem Basis Data

            1.  Mahal
Diperlukan hardware tambahan:
  • CPU yang lebih besar. 
  •   Terminal yang lebih bayak. 
  • Alat untuk komunikasi.
· Biaya performance yang lebih besar
  • Listrik 
  •   Personil yang lebih tinggi klafisikasinya.
       
            2. Kompleks
·   Prosedur backup & recovery sulit.



TUGAS SOFTSKILL

2DA01 Akuntansi Komputer
Tentang Database mengenai Enterprise, Entitas, Atribut dan Nilai Data
Citra Safirah (41213945)
Esra Berliana BR S (42213981)
Florens Rotua Sitinjak (43213564)
Karinia (44213775)
Rini Andayani (49213735)
Tri Meli Heridah (48213960)


Jawab pertanyaan dibawah ini :

1. Tentukan sebuah Enterprise yang ada dalam lingkungan nyata anda, kemudian sebutkan nama organisasinya tersebut.                  
Jawab : Salah satu Enterprise yang ada dalam lingkungan nyata kami adalah Rumah Sakit.

 


      2. Tentukan Entitas dari Enterprise yang telah disebutkan pada nomor diatas!
Jawab : Contoh Entitas dalam lingkungan Rumah Sakit adalah Dokter, Pasien, Obat



3. Tentukan Atribut dari masing-masing Entitas yang ada pada nomor diatas
 Jawab :
        a. Dokter 
    
        b. Pasien


        c.Obat


          4. Berikan 5 contoh nilai data dari atribut yang telah disebutkan pada nomor diatas! 
            Jawab : Nilai Data dari atribut

a.       Dokter

Kode Dokter
Nama Dokter
Spesilisasi
A115
Bambang
Penyakit Mulut
A116
Erna
Anak
B97
Wulan
Kulit
D19
Kris
Paru-paru
G201
Daniel
Mata

b.      Pasien

Kode Pasien
Nama Pasien
Alamat
Umur
4567898
Meli
Cilangkap No.10
18 tahun
6789697
Septian
Cipayung No.12
7 tahun
8790654
Yunda
Ciamis No.17
23 tahun
8765490
Adi
K.Rambutan
50 tahun
7869580
tiara
Cibubur
20 tahun

c.       Obat

Kode Obat
Nama Obat
Jenis Obat
AXC
Amixicillin
Tablet
CLS
Calluson
Salep/Crem
OBP
Obat Batuk Parpemint
TABLET
SNM
Sulfonamida
Sirup
ECT
Erlamycetin
Obat Tetes


“SELESAI...”