Selamat Datang Di Blog Saya

Rabu, 30 Desember 2015

Rangkuman Implikasi Etis dan Teknologi Informasi



“ Implikasi Etis dan Teknologi Informasi “

  • Moral yaitu tradisi informasi perilaku baik, yang tetap konstan dari satu masyarakat ke masyarakat lain.
  • Etika yaitu kepercayaan, standar, dan teladan yang ditunjukan sebagai panduan untuk individu dan masyarakat. Etika bervariasi dari satu masyarakat ke masyarakat lain
  •  Hukum yaitu peraturan frmal yang diterapkan oleh pemerintah di mana terdapat hukuman jik tidak dipatuhi. 
       Hukum komputer di Amerika Serikat telah diterapkan untuk mengatasi hal-hal seperti hak dan pembatasan atas data, privasi, kejahatan komputer, dan paten peranti lunak. Keputusan pengadilan, seperti State Street Decision, juga berkontribusi terhadap hukum-hukum ini. UE telah mempertimbangkan untuk memperketat persyaratan untuk mematenkanperanti lunak yang tercantum diState Street Decision. Di Cina, perhatian telah diberikan kepada masalah-masalah penggunaan komputer seperti keamanan negara, kepentingan sosial, kepentingan warga negara yang berdasarkan hukum, dan kdeetik, dengan urutan seperti yang disebutkan di sisni.
 
           Masyarakat mengharapkan komputer untuk digunakan secara etis karena tiga alasan. Kelentura logis berarti bahwa komputer dapat diprogram untuk melakukan hampir semua hal. Faktor transformasi menyadari bahwa komputer  dapat melakukan perubahan-perubahan dramatis pada keseharian kita. Faktor ketidak tampakan mengakui bahwa pemrosesan internal komputer tersembunyi dari pandangan kita. Pemrosesan Internal ini dapat mencakup nilai-nilai pada program, perhitungan yang rumit, dan kriminalitas komputer.
 
PAPA dari Richard Mascan mengidentifikasi empat hak masyarakat atas komputer yaitu: 
  •  Hak akan privasi 
  •  Kepemilikan
  • Dan Akses
        Perusahaan-perusahaan besar memiliki staf auditor internal yang melapor kepada dewan direktur atau seorang eksekutif tingkat tinggi dan memberikan kelebihan objektivitas. Para auditor internal melakukan empat jenis aktivitas. Pada audit operasional, mereka memberikan verifikasi bahwa sistem perusahaan tersebut telah memiliki pengendalian yang cukup, beroperasi secara efisien, dan mematuhi kebijakan perusahaan.
 
     ACM telah menyusun kode etik dan prilaku profesional untuk para anggotanya, yang dapat digunakan oleh siapa pun di industri komputer. Kode ini erdiri atas keharusan-keharusan dalam tiga kategori yaitu :
  •    Keharusan moral umum
  • Tanggung jawab profesional yang lebih spesifik
  •   Dan keharusan kepemimpinan organisasi 
ACM juga menyusun kode untuk rekayasa peranti lunak yang terdiri atas ekspektasi di delapan wilayah :
  •  Publik 
  • Klien dan atasan
  • Produk 
  •   Penilaian
  •    Manajemen 
  • Profesi 
  •   Kolegan
  • Dan diri sendiri
Edukasi etika komputer dapaat dilakukan melalui mata kuliah formal yang ditawarkan penguruan tinggi, program profesional seperti Asosial Manajemen Amerika, dan program edukasi swasta yang dapat mengirimkan materi melalui Internet.
 
         CIO dapat memberikan kontribusi besar kepada operasional perusahaan yang etis dengan cara memahami prinsip-prinsip akuntansi, menjaga agar agar sistem pelaporan finansial efektif, mendidik para eksekutif perusahaan mengenai sistem keuangan , memastikan bahwa alarm terpasang dalam sistem keuangan untuk memberitahu manajemen jika perusahaan melenceng dari jalurna, menjadi pelaku aktif dalam mengomunikasikan informasi ke lingkungan mengenai sistem keuangan perusahaan, dan menjaga pengendalian pengeluaran TI secara ketat. 
 
Daftar pustaka : McLeod, Raymond, Jr & schell, George P, 2008, Sistem Informasi Manajemen, Edisi 10, Terjemahan oleh Ali Akbar Yulianto dan Afia R. Fitriati, Salemba Empat, Jakarta

Dirangkum oleh:
Tri Meli Heridah
3DA01

48213960





Tidak ada komentar :

Posting Komentar